
Perkembangan teknologi digital, khususnya kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI), membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Kehadiran AI membuka peluang untuk menghadirkan pembelajaran yang semakin efektif, inovatif, dan berpusat pada peserta didik. Di sisi lain, perkembangan tersebut juga menuntut kepemimpinan sekolah yang mampu memahami perubahan, membangun budaya inovasi, serta memastikan pemanfaatan teknologi berlangsung secara bijak dan bertanggung jawab.
Merespons tantangan tersebut, SMA LIA Jakarta menyelenggarakan Seminar Kepemimpinan Digital Kepala Sekolah dengan tema “Membangun Ekosistem Smart School yang Berdaya Saing Global dan Komitmen Bersama Kepala Sekolah tentang Etika dan Tata Kelola AI di Sekolah”.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 3 September 2026, di Auditorium SMA LIA Jakarta ini menjadi ruang berbagi wawasan dan pengalaman bagi para pemimpin satuan pendidikan dalam memahami perkembangan teknologi sekaligus melihat peluang penerapannya dalam mendukung transformasi pendidikan.
Seminar yang merupakan rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-67 LIA ini diikuti oleh para kepala SMP dan SMA Negeri DKI Jakarta, Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA), serta sekolah swasta yang diundang. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai implementasi AI dalam pembelajaran sekaligus memperkuat kapasitas kepemimpinan dalam menghadapi perkembangan teknologi.
Membangun Smart School yang Berdaya Saing Global
Kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pemimpin pembelajaran. Tidak hanya bertanggung jawab terhadap pengelolaan satuan pendidikan, kepala sekolah juga dituntut mampu merumuskan kebijakan, mendorong inovasi, dan mempersiapkan lingkungan sekolah agar adaptif terhadap perubahan teknologi.
Semangat tersebut menjadi salah satu fokus utama seminar melalui materi “Kepemimpinan Digital Kepala Sekolah dan Membangun Ekosistem Smart School yang Berdaya Saing Global” yang disampaikan oleh Komjen. Pol. (Purn.) Dr. H. Ito Sumardi, Drs., S.H., M.H., M.B.A., M.M., M.Kom (AI), tokoh nasional sekaligus Pembina Yayasan LIA.
Pembahasan mengenai smart school tidak hanya menempatkan teknologi sebagai perangkat pendukung pembelajaran, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pendidikan yang membutuhkan kepemimpinan, kebijakan, dan budaya inovasi yang kuat.
Menempatkan Etika dan Tata Kelola AI sebagai Komitmen Bersama
Pemanfaatan AI di lingkungan pendidikan juga menghadirkan tantangan baru, terutama terkait etika, tanggung jawab, dan tata kelola. Karena itu, pemahaman mengenai penggunaan AI secara tepat menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan digital.
Topik tersebut dibahas melalui materi “Komitmen Bersama Kepala Sekolah tentang Etika dan Tata Kelola AI di Sekolah” yang disampaikan oleh Prof. Teddy Mantoro, Ph.D, tokoh publik dan praktisi pendidikan atau teknologi.
Melalui sesi ini, peserta diajak melihat bahwa transformasi digital di sekolah tidak cukup hanya dengan mengadopsi teknologi. Diperlukan pula pemahaman dan komitmen bersama agar pemanfaatan AI dapat mendukung proses pendidikan secara inovatif, adaptif, dan bertanggung jawab.
Memperkuat Pendidikan yang Adaptif dan Kolaboratif
Seminar Kepemimpinan Digital Kepala Sekolah menjadi bagian dari upaya SMA LIA Jakarta untuk turut mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang responsif terhadap perkembangan zaman.
Pemanfaatan AI dan transformasi digital diharapkan dapat mendukung pengembangan kebijakan sekolah, memperkuat inovasi pembelajaran, serta meningkatkan mutu pendidikan. Pada saat yang sama, perkembangan teknologi perlu berjalan seiring dengan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah yang menjadi bagian penting dari pembelajaran abad ke-21.
Melalui forum ini, SMA LIA Jakarta tidak hanya menghadirkan ruang untuk memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga membuka kesempatan bagi para pemimpin pendidikan untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan membangun perspektif bersama mengenai masa depan pendidikan.
SMA LIA Jakarta — Lead, Innovate, Act.





