
“Pelayanan terbaik tidak lahir dari sebuah prosedur semata, tetapi dari orang-orang yang memahami makna melayani.” Berangkat dari keyakinan tersebut, YAYASAN LIA kembali mengambil langkah strategis dalam membangun budaya pelayanan yang unggul melalui penyelenggaraan Training of Trainer (ToT) Pelayanan Pelanggan, yang berlangsung pada Senin, 3 Agustus 2026 di Auditorium LIA Pangadegan.
Pelatihan ini bukan sekadar agenda peningkatan kompetensi. Lebih dari itu, ToT menjadi momentum untuk menyiapkan para pemimpin sebagai agen perubahan yang akan menumbuhkan budaya pelayanan prima di setiap unit kerja YAYASAN LIA.
Sebelumnya, pelatihan pelayanan pelanggan telah diberikan kepada para frontliner Lembaga Bahasa LIA. Kini, estafet pembelajaran berlanjut kepada para Kepala Cabang dan pimpinan unit. Mereka tidak hanya diajak memahami kembali esensi pelayanan pelanggan, tetapi juga dibekali kemampuan untuk menyampaikan materi, membimbing tim, dan menginspirasi perubahan di lingkungan kerja masing-masing.
Sepanjang hari, peserta mengikuti berbagai sesi yang dirancang interaktif. Diskusi, praktik, simulasi, hingga berbagi pengalaman menjadi bagian dari proses belajar bersama. Suasana pelatihan dipenuhi semangat kolaborasi, di mana setiap peserta tidak hanya menjadi pembelajar, tetapi juga dipersiapkan menjadi fasilitator yang mampu menularkan semangat pelayanan kepada rekan-rekan di unitnya.
Melalui pendekatan ini, YAYASAN LIA meyakini bahwa budaya pelayanan yang kuat dibangun dari para pemimpin yang mampu memberi teladan. Ketika seorang pemimpin menunjukkan kepedulian, komunikasi yang baik, dan orientasi pada kebutuhan pelanggan, nilai-nilai tersebut akan tumbuh menjadi budaya yang dirasakan oleh seluruh tim.
Program Training of Trainer ini juga menjadi bagian dari komitmen YAYASAN LIA dalam menjaga kualitas layanan di tengah perkembangan kebutuhan masyarakat. Pelayanan yang profesional, ramah, responsif, dan konsisten merupakan fondasi penting dalam menghadirkan pengalaman terbaik bagi setiap peserta didik, orang tua, maupun masyarakat yang mempercayakan pendidikan kepada LIA.
Pada akhirnya, keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari program yang dijalankan, tetapi juga dari bagaimana setiap insan di dalamnya mampu memberikan pengalaman yang berkesan kepada pelanggan. Melalui Training of Trainer Pelayanan Pelanggan, YAYASAN LIA kembali menegaskan bahwa membangun budaya Pelayanan Prima adalah perjalanan bersama—dimulai dari para pemimpin, diteruskan kepada seluruh insan LIA, dan diwujudkan dalam setiap layanan yang diberikan kepada masyarakat.






