
Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) LIA Yogyakarta menyelenggarakan Wisuda ke-23 Sarjana Sastra dan Ahli Madya Bahasa pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di Malioboro Ballroom, lantai 5, Hotel New Saphir Yogyakarta. Acara ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk merayakan pencapaian akademik sekaligus memulai perjalanan baru dalam dunia profesional dan pengabdian kepada masyarakat.
Prosesi wisuda dihadiri oleh jajaran pimpinan STBA LIA Yogyakarta, pengurus Yayasan LIA, perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Yogyakarta, mitra perguruan tinggi, dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua dan wali wisudawan.
Hadir mewakili Kepala LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., yakni Zanuwar Fahruzi, S.T., selaku Ketua Tim Kelembagaan LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta. Turut hadir Ketua Pengurus Yayasan LIA, Prof. Dr. Ilza Mayuni, M.A., serta Ketua STBA LIA Yogyakarta, Prof. Erna Andriyanti, S.S., M.Hum., Ph.D.
Apresiasi bagi Lulusan Berprestasi
Salah satu momen penting dalam wisuda tahun ini adalah pemberian penghargaan kepada wisudawan terbaik dari masing-masing program studi. Chiara Larasati Setyaningsih dinobatkan sebagai wisudawan terbaik program Sarjana Sastra dengan predikat Summa Cum Laude dan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,96. Sementara itu, Kissa Aulia meraih predikat wisudawan terbaik program Ahli Madya Bahasa dengan predikat Summa Cum Laude dan IPK 3,90.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas pencapaian akademik para lulusan. Selain capaian IPK, pemberian predikat kelulusan Cum Laude dan Summa Cum Laude di STBA LIA Yogyakarta juga mempertimbangkan masa studi sesuai ketentuan yang berlaku.
Prestasi kedua wisudawan terbaik tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan, menjaga konsistensi dalam belajar, dan meraih pencapaian terbaik selama menempuh pendidikan tinggi.
Mengukuhkan Identitas sebagai Alumni
Wisuda bukan sekadar penanda berakhirnya masa studi, melainkan juga awal dari tanggung jawab baru sebagai bagian dari masyarakat dan dunia profesional. Dalam rangkaian acara tersebut, para wisudawan mengucapkan Ikrar Panca Prasetya Alumni, yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu “Bagimu Negeri”.
STBA LIA Yogyakarta juga menyerahkan para lulusan kepada Ikatan Alumni STBA LIA Yogyakarta (IKALIA). Prosesi ini menandai bergabungnya para wisudawan dalam jaringan alumni yang diharapkan dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan, membangun kolaborasi, dan mengembangkan kontribusi lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.
Sambutan perwakilan IKALIA disampaikan oleh Eka Mutiara Sari, alumnus STBA LIA Yogyakarta yang kini menjadi pemilik atau direktur CV Agilcraft Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang ekspor furnitur dan kerajinan tangan. Ia juga menjabat sebagai International Partnership dengan HJS Company Netherlands Indonesia.
Kehadiran alumni yang telah berkiprah di dunia usaha dan kemitraan internasional tersebut menjadi gambaran bahwa perjalanan lulusan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi berlanjut pada pengembangan karier dan jejaring profesional.
Dukungan Keluarga dan Suara Para Wisudawan
Kebahagiaan wisuda turut dirasakan oleh keluarga yang telah mendampingi perjalanan pendidikan para lulusan. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan orang tua wisudawan, Drs. Darmawan Suparno, menyampaikan sambutan mewakili keluarga wisudawan.
Sementara itu, Chiara Larasati Setyaningsih mewakili para wisudawan untuk menyampaikan ungkapan syukur atas pencapaian yang diraih. Momen ini menjadi ruang untuk merefleksikan proses belajar, dukungan keluarga, serta peran lingkungan akademik dalam mengantarkan mahasiswa hingga mencapai kelulusan.
Kehadiran orang tua dan wali dalam prosesi wisuda menjadi bagian penting dari perayaan ini. Keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi merupakan hasil dari perjalanan panjang yang melibatkan ketekunan mahasiswa, pendampingan dosen, dan dukungan keluarga.
Mahasiswa Tampilkan Kreativitas dan Apresiasi Budaya
Tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, Wisuda ke-23 STBA LIA Yogyakarta juga menampilkan kreativitas mahasiswa melalui persembahan seni.
Empat mahasiswi program studi Sastra Inggris angkatan 2025, yaitu Deonesia Jesi, Nadin Candra Aprilia, Atri Nungsih Saogo, dan Yesi, menampilkan Tari Zapin. Tarian tradisional yang berakar dari budaya Melayu tersebut menghadirkan keindahan gerak dan irama sekaligus merepresentasikan nilai keharmonisan, kebersamaan, dan penghargaan terhadap warisan budaya.
Suasana semakin meriah melalui penampilan Paduan Suara Mahasiswa STBA LIA Yogyakarta yang membawakan Mars STBA LIA Yogyakarta dan lagu “Gethuk”. Dua wisudawan, Amila Ramizwar Afif dan Aisyah Ramdani Hasan, turut mempersembahkan lagu “Night Changes” dari One Direction yang didedikasikan untuk para orang tua.
Penampilan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan kemahasiswaan di STBA LIA Yogyakarta tidak hanya memberikan ruang bagi pengembangan kompetensi akademik, tetapi juga mendukung kreativitas, ekspresi seni, kerja sama, dan apresiasi terhadap budaya.
Melangkah ke Masa Depan dengan Bekal Kompetensi
Melalui Wisuda ke-23 ini, STBA LIA Yogyakarta kembali mengantarkan para lulusan untuk melangkah ke tahap kehidupan berikutnya. Bekal pendidikan di bidang bahasa dan sastra diharapkan dapat mendukung mereka dalam menghadapi tantangan dunia kerja, membangun komunikasi lintas budaya, serta mengambil bagian dalam berbagai bidang profesional.
Rangkaian wisuda ditutup dengan doa bersama dan penutupan resmi oleh Ketua STBA LIA Yogyakarta, Prof. Erna Andriyanti, S.S., M.Hum., Ph.D., kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan ramah tamah.
Bagi STBA LIA Yogyakarta, wisuda bukan hanya perayaan atas keberhasilan menyelesaikan studi, tetapi juga momentum untuk memperkuat ikatan antara institusi, lulusan, keluarga, dan alumni. Para wisudawan diharapkan mampu membawa nilai-nilai yang diperoleh selama masa pendidikan serta terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati STBA LIA Yogyakarta. Semoga ilmu, pengalaman, dan kompetensi yang diperoleh menjadi bekal untuk melangkah menuju masa depan yang penuh peluang. (HUMAS STBA LIA YOGYAKARTA)




