
Pada 28 September 2026 , Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) LIA Yogyakarta memperingati Dies Natalis ke-26 dengan rangkaian kegiatan yang tidak hanya menjadi momentum perayaan bertambahnya usia institusi, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenang jasa para pendahulu, mempererat kepedulian sosial, mengembangkan wawasan mahasiswa dan pelajar, serta meneguhkan komitmen STBA LIA Yogyakarta untuk terus tumbuh dan berkontribusi bagi masyarakat.
Mengusung semangat kebersamaan dan keberlanjutan, rangkaian Dies Natalis ke-26 STBA LIA Yogyakarta diisi dengan sejumlah kegiatan, mulai dari ziarah makam dosen, karyawan, dan tokoh STBA LIA Yogyakarta, kegiatan sosial bertajuk Sambang Sedulur, Lomba Vlog Bahasa Inggris, Seminar Pariwisata, hingga puncak perayaan berupa Jalan Sehat dan STBA LIA’s Got Talent.
Mengenang Jasa Para Pendahulu melalui Ziarah Makam
Salah satu kegiatan dalam rangkaian Dies Natalis adalah ziarah makam sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih kepada para tokoh yang telah memberikan kontribusi bagi perjalanan STBA LIA Yogyakarta.
Dalam kegiatan tersebut, keluarga besar STBA LIA Yogyakarta berziarah ke makam sejumlah tokoh dan mantan pimpinan STBA LIA Yogyakarta yang telah berpulang, di antaranya Bapak Moes Soeparjanto (alm.), mantan Ketua STBA LIA Yogyakarta, Bapak Stephanus Djawanai (alm.), serta Bapak Pasaribu Tarigan (alm.). Ziarah juga dilakukan ke makam karyawan dan keluarga besar STBA LIA Yogyakarta lainnya yang telah terlebih dahulu dipanggil oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa perjalanan sebuah institusi tidak terlepas dari kontribusi orang-orang yang telah memberikan waktu, pemikiran, tenaga, dan dedikasinya. Nilai-nilai yang telah diwariskan para pendahulu menjadi bagian penting dalam perjalanan STBA LIA Yogyakarta hingga saat ini.
Sambang Sedulur, Merawat Silaturahmi dengan Keluarga Besar STBA LIA Yogyakarta
Semangat kebersamaan juga diwujudkan melalui kegiatan Sambang Sedulur, yaitu kunjungan kepada dosen dan karyawan STBA LIA Yogyakarta yang telah memasuki masa purna tugas.
Sambang Sedulur menjadi bentuk apresiasi sekaligus upaya untuk tetap menjaga tali silaturahmi dengan para purnatugas yang pernah menjadi bagian dari perjalanan STBA LIA Yogyakarta. Kegiatan ini menegaskan bahwa hubungan kekeluargaan di lingkungan STBA LIA Yogyakarta tidak berhenti ketika seseorang memasuki masa purna tugas.
Membuka Wawasan Karier Pariwisata melalui Seminar Bersama HPI
Memasuki bidang pengembangan wawasan dan kompetensi, STBA LIA Yogyakarta menyelenggarakan seminar pariwisata bekerja sama dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI).
Seminar yang dilaksanakan pada 18 September 2026 di Aula Gedung LIA Yogyakarta tersebut mengangkat tema “Becoming The Future Tour Guide: Menguasai Storytelling dan Sertifikasi Profesi untuk Karier Pramuwisata Global.”
Seminar menghadirkan dua pembicara, yaitu Romi Maulidi, S.IP. dan Yovitalia, S.S., seorang guide profesional sekaligus instruktur pendidikan dan pelatihan guide.
Kegiatan ini membahas pentingnya kemampuan storytelling serta sertifikasi profesi bagi calon pramuwisata dalam menghadapi perkembangan industri pariwisata. Kemampuan seorang tour guide tidak hanya berkaitan dengan penguasaan informasi mengenai suatu destinasi, tetapi juga bagaimana informasi tersebut dikemas menjadi cerita yang menarik, komunikatif, dan mampu memberikan pengalaman bagi wisatawan.
Seminar diikuti oleh perwakilan SMK yang memiliki program keahlian pariwisata maupun perhotelan, mahasiswa STBA LIA Yogyakarta, serta tamu undangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan berbagai peluang karier di bidang pariwisata kepada generasi muda.
“My Future, My Story”: Mengajak Pelajar Bercerita tentang Masa Depan
Semangat kreativitas dan kemampuan berbahasa Inggris juga diwujudkan melalui Lomba Vlog Bahasa Inggris yang ditujukan bagi siswa SMA, SMK, MA, dan sederajat.
Mengangkat tema “My Future, My Story”, lomba ini mengajak para pelajar untuk menuangkan cerita mengenai kehidupan, cita-cita, minat, dan gambaran masa depan mereka melalui media video berbahasa Inggris.
Dari karya-karya yang masuk, terpilih tiga pemenang, yaitu:
- An Nadjmi Illiyin – SMK Negeri 2 Yogyakarta
- Faezya Sadina Vasthi – SMK Negeri 4 Yogyakarta
- Namira Andeisha Larasati – SMAN 71 Jakarta Timur
Lomba tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi STBA LIA Yogyakarta dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan komunikasi berbahasa Inggris sekaligus kreativitas digital.
Jalan Sehat dan Aksi Peduli Lingkungan
Rangkaian Dies Natalis ke-26 kemudian mencapai puncaknya pada 28 September 2026 melalui kegiatan Jalan Sehat yang berlangsung di sekitar kampus STBA LIA Yogyakarta.
Kegiatan diikuti oleh mahasiswa, dosen dan karyawan STBA LIA Yogyakarta dan LB LIA Yogyakarta, serta karyawan yang telah memasuki masa purna tugas. Kebersamaan lintas generasi tersebut menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan dalam perayaan Dies Natalis.
Jalan sehat diawali dengan pengibaran bendera start oleh Ketua STBA LIA Yogyakarta, Prof. Erna Andriyanti, M.Hum., Ph.D. yang menandai dimulainya perjalanan para peserta.
Tidak hanya berolahraga dan mempererat kebersamaan, kegiatan jalan sehat juga membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan. Sepanjang rute perjalanan, peserta turut memunguti sampah yang ditemui. Aksi tersebut menjadi bagian dari semangat Green Campus STBA LIA Yogyakarta, sekaligus mengajak seluruh keluarga besar kampus untuk membangun kebiasaan sederhana yang berdampak positif bagi lingkungan.
STBA LIA’s Got Talent, Menutup Perayaan dengan Kreativitas
Setelah kegiatan jalan sehat, rangkaian puncak Dies Natalis dilanjutkan dengan STBA LIA’s Got Talent. Acara ini menjadi ruang bagi mahasiswa dan keluarga besar STBA LIA Yogyakarta untuk menampilkan bakat, kreativitas, dan ekspresi seni dalam suasana yang santai dan penuh kebersamaan.
Kehadiran STBA LIA’s Got Talent sekaligus memberikan warna berbeda dalam perayaan Dies Natalis. Setelah berbagai kegiatan yang sarat dengan refleksi, edukasi, dan kepedulian sosial, panggung talenta menjadi momentum untuk merayakan kebersamaan dan kegembiraan sebagai satu keluarga besar STBA LIA Yogyakarta.
26 Tahun Melangkah, Terus Menatap Masa Depan
Peringatan Dies Natalis ke-26 STBA LIA Yogyakarta bukan sekadar perayaan bertambahnya usia institusi. Rangkaian kegiatannya merefleksikan perjalanan STBA LIA Yogyakarta dalam tiga semangat utama: mengenang dan menghargai masa lalu, membangun kepedulian pada masa kini, serta mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
Ziarah makam menjadi pengingat atas jasa para pendahulu. Sambang Sedulur menjadi wujud penghargaan kepada keluarga besar yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya. Seminar pariwisata dan Lomba Vlog menjadi ruang pembelajaran dan pengembangan potensi generasi muda. Sementara itu, Jalan Sehat dan STBA LIA’s Got Talent memperkuat rasa kebersamaan sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.
Memasuki usia ke-26, STBA LIA Yogyakarta diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan eksistensinya, tetapi juga terus beradaptasi dengan perubahan zaman, meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring kerja sama, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Semoga dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, STBA LIA Yogyakarta senantiasa diberi kekuatan untuk terus eksis, berkembang, semakin maju, dan mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Selamat Dies Natalis ke-26, STBA LIA Yogyakarta.
Terus melangkah, terus berkarya, dan terus menjadi bagian dari perjalanan pendidikan Indonesia. (HUMAS STBA LIA YOGYAKARTA)





