
Pada 30 Juni–1 Juli 2026 ,SMA LIA menyelenggarakan In House Training (IHT) bagi seluruh guru sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam membangun budaya belajar yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium LIA Pengadegan ini mengusung tema:
“Membangun Fondasi Pendidikan Unggul, Profesionalisme Berkelanjutan, dan Pelayanan Prima Guru SMA LIA Jakarta.”
Pelatihan yang di buka secara resmi oleh Ketua Pengurus YAYASAN LIA, Prof. Dr. Ilza Mayuni, M.A.ini menjadi langkah strategis SMA LIA dalam mempersiapkan tenaga pendidik menghadapi tahun ajaran baru sekaligus menyelaraskan praktik pembelajaran dengan perkembangan kebijakan pendidikan nasional serta visi sekolah sebagai institusi pendidikan yang berwawasan global dan peduli lingkungan.
Mempersiapkan Guru yang Adaptif dan Profesional
Selama dua hari pelaksanaan, para guru mengikuti berbagai sesi yang dirancang untuk memperkuat kompetensi pedagogik, profesional, dan pelayanan pendidikan. Materi yang disampaikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga membangun budaya kerja yang kolaboratif dan berpusat pada peserta didik.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari jajaran pimpinan YAYASAN LIA yang menegaskan pentingnya membangun fondasi pendidikan yang kokoh melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Seluruh guru didorong untuk menjadi pendidik yang terus belajar, mampu beradaptasi terhadap perubahan, serta memberikan pengalaman belajar terbaik bagi setiap siswa.
Menghadirkan Narasumber Berpengalaman
In House Training menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang pendidikan yang membahas isu-isu strategis dalam pengelolaan pembelajaran. Di antaranya Adalah Dr. Sony T. Trilaksono, M.Ed., M.B.A., Wakil Ketua Pengurus YAYASAN LIA sekaligus Pendiri Rumah SOPAN; Dr. Rita Hastuti, M.Pd., yang membawakan materi mengenai transformasi pembelajaran modern; Iwan Suryawan, M.Pd., yang membahas implementasi Kurikulum Merdeka, pembelajaran, dan asesmen; Sunaryo, S.Pd., M.M., Kepala SMA LIA Jakarta, yang memaparkan analisis capaian pembelajaran; serta Dr. Anggara B. Susilo, Ketua Tim Pendirian SMA LIA, yang menjelaskan ruang lingkup pendirian SMA LIA Jakarta.
Beberapa materi utama yang disampaikan antara lain:
- Transformasi pembelajaran modern yang inovatif, interaktif, dan berpusat pada siswa.
- Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai pendekatan untuk membangun pemahaman konseptual, berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik.
- Menyusun pembelajaran yang merdeka melalui perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen yang terintegrasi.
- Analisis capaian pembelajaran sebagai dasar penyusunan strategi pembelajaran yang efektif.
- Pengembangan ruang lingkup pendidikan SMA LIA yang mendukung visi sekolah sebagai institusi yang Smart, Green, and Global.
Diskusi berlangsung interaktif melalui studi kasus, refleksi, tanya jawab, dan berbagi praktik baik sehingga peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga strategi implementasi yang dapat diterapkan di kelas.
Pembelajaran Mendalam Menjadi Sorotan
Salah satu sesi yang mendapat perhatian besar adalah pembahasan mengenai Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Pendekatan ini menekankan pentingnya menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, bukan sekadar penguasaan materi.
Guru didorong untuk merancang pembelajaran yang:
- mendorong rasa ingin tahu siswa;
- mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi;
- mengaitkan materi dengan kehidupan nyata;
- serta membangun karakter, kolaborasi, dan kreativitas.
Melalui pendekatan tersebut, proses belajar diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan masa depan.
Membangun Budaya Kolaborasi Guru
Selain penguatan kompetensi, kegiatan ini juga menjadi wadah membangun budaya kolaborasi antar guru SMA LIA. Seluruh peserta aktif berdiskusi mengenai strategi pembelajaran, penyusunan asesmen, hingga pengembangan budaya sekolah yang mendukung terciptanya lingkungan belajar yang positif.
Semangat saling belajar dan berbagi pengalaman menjadi salah satu nilai penting yang tercermin sepanjang pelaksanaan kegiatan.
Komitmen SMA LIA terhadap Pendidikan Berkualitas
Melalui penyelenggaraan In House Training ini, SMA LIA menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidik sebagai fondasi utama keberhasilan proses belajar mengajar.
Dengan guru yang terus berkembang, inovatif, dan memiliki semangat melayani, SMA LIA optimistis mampu menghadirkan pendidikan yang selaras dengan karakter sekolah Lead, Innovate, Act, serta melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, peduli lingkungan, dan memiliki kompetensi global.
In House Training menjadi langkah awal yang penting dalam menyongsong Tahun Ajaran 2026/2027, sekaligus memperkuat budaya pembelajaran yang berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen YAYASAN LIA dalam menghadirkan pendidikan berkualitas bagi Indonesia.






